paman77
LIVEMenjaga kedekatan dengan keponakan tidak berarti paman perlu mengambil alih keputusan orang tua. Saat menawarkan bantuan, pisahkan dulu bentuknya: menemani, membantu secara praktis, atau mengambil keputusan. Untuk izin, perubahan aturan, dan janji yang berdampak pada pengasuhan, bicarakan lebih dulu dengan orang tua atau wali.
Ikatan kekerabatan memberi konteks, bukan kesepakatan otomatis
Hubungan kekerabatan dapat terbentuk melalui asal-usul biologis, sosial, maupun budaya, dan menjadi salah satu cara orang dikelompokkan dalam peran sosial [1]. Namun, hubungan keluarga saja tidak menjawab siapa yang telah menyetujui suatu kegiatan atau perubahan aturan. Untuk hal-hal itu, kesepakatan keluarga tetap perlu dibicarakan secara langsung.
Kerangka kekerabatan juga bisa berbeda: sistem bilateral menghubungkan anak dengan kerabat dari pihak ayah dan ibu, sedangkan sistem patrilineal atau matrilineal menarik garis kekerabatan dari satu pihak [1]. Karena itu, paman sebaiknya tidak berangkat dari asumsi bahwa setiap keluarga membagi dukungan dan tanggung jawab dengan cara yang sama.
Bedakan menemani dari memutuskan
Mendengarkan cerita atau menemani kegiatan bisa menjadi bentuk dukungan yang ditawarkan sesuai keadaan. Sementara itu, memberi izin, mengubah aturan yang berlaku, atau membuat janji atas nama orang tua menyentuh batas yang sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu.
Misalnya, keponakan meminta pulang lebih larut dari waktu yang disepakati. Paman bisa tetap mendengarkan keinginannya tanpa langsung memberi izin: "Aku paham kamu ingin lebih lama. Soal waktunya, kita tanyakan dulu kepada orang tuamu." Jawaban seperti ini menjaga percakapan tetap terbuka tanpa menjadikan paman pengambil keputusan pengganti.
Jadikan komunikasi langsung sebagai kebiasaan
Sebelum membantu, paman dapat menanyakan kepada orang tua atau wali:
- Bantuan apa yang dibutuhkan dan boleh diberikan?
- Hal apa yang perlu dikonfirmasi sebelum dijanjikan kepada keponakan?
- Siapa yang sebaiknya dihubungi jika aturan atau kebutuhan belum jelas?
Jika paman dan orang tua berbeda pandangan, sampaikan perbedaan itu langsung kepada orang dewasa yang bersangkutan, bukan melalui keponakan. Anak tidak perlu dijadikan perantara atau diminta memilih pihak. Kepada keponakan, paman bisa menjelaskan batas dengan tenang: "Aku ingin membantu, tetapi untuk keputusan ini aku perlu bicara dulu dengan orang tuamu."
Kedekatan dan batas peran dapat berjalan bersama. Paman tetap bisa hadir sebagai kerabat yang mendukung, sementara urusan izin dan keputusan pengasuhan dibicarakan dengan orang tua atau wali yang bertanggung jawab.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia โ Hubungan kekerabatan. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=27429389&title=Hubungan_kekerabatan (diakses 2026-10-03).